Hanya Itu Yang Bisa Kuberikan


Disuatu tempat yang sangat menghijau dengan angin menerbangkan daun-daun yang berguguran, terdapatlah seorang pemuda yang sedang tidur dibawah pohon yang rindang, Suatu kali ia bermimpi bertemu dengan seorang gadis pujaan hatinya, yaitu teman se almamaternya dulu.
Dia pun berbicara kenapa ada perasaan yang tidak biasa terhadap perempuan itu, lebih lagi ia pernah merasakan bermain bersama sewaktu di sekolah dulu , pemuda itu menaruh hati padanya, namun akhirnya pemuda itu sadar bahwa wanita itu tidak mencintainya. 


Sang pemuda tahu bahwa ternyata wanita yang ia sukai mencintai temannya, hal ini wajar karena dulu teman pemuda tadi pernah memberikan kado istimewa kepada wanita itu, ya dengan puisi dan cokelat mendeskripsikan bahwa teman pemuda tadi sangat peduli dan juga mencintainya. Aku hanya bisa berdoa semoga kalian bahagia, biarlah aku sendiri, mungkin disuatu hari nanti ada tempat untuk ku melabuhkan perasaanku.



Telah lama waktu berlalu akhirnya Kami semua melanjutkan ke universitas, banyak hal yang sepertinya akan menjadi berbeda, tapi kurasa Kami masih bisa saling bertemu.

Dan memang berbeda karena rasa ini semakin pudar ditelan oleh waktu, mungkin dia tercipta bukan milik ku


Dan akhirnya pemuda tadi terbangun dari tidurnya lalu melihat ada seorang wanita berjalan kearahnya. Dia menyapa pemuda tadi, ternyata dia ingin mengungkapkan perasaannya. "Aku mencintaimu", wanita itu tampak malu-malu. Aku baru sadar ternyata ada wanita lain yang lebih mencintaiku, dia cantik dan mempesona. Lalu Aku pun menjawab," Aku juga mencintai Kamu".



Terkadang Kita harus melupakan dan merelakan apa yang bukan menjadi hak Kita. Dibawah pohon ini Kami duduk dan bersyukur atas anugerah saling memiliki satu sama lain. Akhirnya Kami menikmati sunset di sore itu dan tentang temanku tadi, Dia akhirnya menikah dengan wanita yang aku sukai.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Asal Mula Marga di Pulau Nias

Konon, Lowalangi (Mula Jadi Na Bolon bagi orang Batak)menciptakan langit berlapis Sembilan. Lalu menciptakan pohon kehidupan bernama Tora’...