Mangatasi Demam Panggung


Tidak ada rumus ajaib untuk mengatasi demam panggung. Tidak semua demam panggung itu sama. Pada satu orang, ada satu sebab; pada yang lain sebabnya benar-benar berbeda.

Sebagian demam panggung berkaitan dengan perasaan inferioritas dan kecemasan terhadap baju atau penampilan seseorang. Sebagian lainnya karena bagian dari pola kepribadian umum individu yang berupa rasa malu, sikap submisif, dan kurangnya wibawa, bahkan ada juga yang berupa ketidaksukaan terhadap orang secara umum.

Berikut ini beberapa saran khusus yang sangat manjur bagi orang-orang yang menderita demam panggung.


1.   Pastikan busana Anda sesuai, semua kancing baju terpasang, semua ritsleting rapat, dan lantas lupakan penampilan Anda.

2.      Kuasai materi pidato Anda sebaik-baiknya. Pelajarilah dengan baik sehingga Anda lebih tahu daripada orang lain. Dengan kata lain, jangan setengah-tengah/berjalan tanpa persiapan matang.

3.     Berlatihlah di depan audiens yang penuh simpati dan berjumlah kecil, sebelum Anda menguasai audiens yang besar dan acuh tak acuh.

4.    Sebelum Anda maju, berdirilah tegap dan tegakan kepala Anda. Hindari postur tubuh yang lemah, pundak membungkuk, pandangan menunduk.

5.      Ambil beberapa nafas panjang sebelum Anda maju kedepan.

6.      Bersikaplah santai. Tahan kecenderungan untuk berbicara terlalu cepat.

7.   Cobalah ‘’berpikir objektif’’semampu Anda. Hal ini berarti tetap memperhatikan perhatian kepada pesan Anda, kepada apa yang sedang Anda lakukan atau pada audiens. Sikap ini merupakan kebalikan dari ‘’berpikir subjektif’’, yang dalam kondisi ini Anda terus-menerus memikirkan diri Anda sendiri, rasa takut Anda, gemetarnya lutut Anda, dan lain-lain.

8.    Anggaplah bahwa audiens Anda akan bersikap ramah dan simpatik. Kenyataannya selalu demikian, tetapi paling tidak beranggapan bahwa audiens yang bersikap simpatik dan ramah memberi tambahan kepercayaan diri pada langkah awal.

Sejumlah aktor dan aktris yang berpengalaman pun tidak pernah benar-benar tuntas mengatasi demam panggung. Banyak dari mereka, setelah bertahun-tahun di atas panggung, masih mengalami kegelisahan saat pertama kali tampil. Tetapi mereka telah menguasai demam panggung hingga ketitik yang tidak dapat mengganggu penampilan mereka.

Anda pun dapat melakukan hal yang sama. Ingat-ingatlah selalu, hal yang utama adalah tetap mencoba.

Anda pasti bisa!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Asal Mula Marga di Pulau Nias

Konon, Lowalangi (Mula Jadi Na Bolon bagi orang Batak)menciptakan langit berlapis Sembilan. Lalu menciptakan pohon kehidupan bernama Tora’...