Tampilkan postingan dengan label Latihan-latihan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Latihan-latihan. Tampilkan semua postingan

Cara Mengembangkan Potensi Diri


Cara Mengetahui Potensi Diri

Mengungkap Potensi Diri Yang Sebenarnya

Apa itu potensi? Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) menjelaskan potensi sebgai kemampuan yang mempunyai kemungkinan untuk dikembangkan; kekuatan; kesanggupan; daya.

Para ahli memberikan pengertian, yaitu kemampuan dan kekuatan yang dimiliki oleh seseorang baik fisik maupun mental yang mempunyai kemungkinan untuk dikembangkan bila dilatih dan ditunjang dengan sarana yang baik.

Wikipedia Bahasa Indonesia memperjelas, potensi diri merupakan kemampuan, kekuatan, baik yang belum terwujud maupun yang telah terwujud, yang dimiliki seseorang, tetapi belum sepenuhnya terlihat atau dipergunakan secara maksimal. Intinya, potensi adalah kemampuan yang tersembunyi yang bisa dikembangkan.

Latihan R

Pikirkanlah penderitaan, kebencian, atau keprihatinan yang telah Anda rasakan. Sekarang sadarilah bahwa seandainya Anda telah mempunyai pemahaman yang lebih dalam, Anda tidak akan mengalami rasa sakit lagi.

Latihan Q


Latihan P

Latihan O

1.  Katakan kepada seorang teman, ‘’Aku tahu bahwa dalam segala hal yang sangat penting aku bisa mempercayakan kepadamu. Kau tidak dapat mendukungku, karena kau tidak punya kekuatan untuk membantuku.’’


2.  Sadarilah betapa menyenangkan tanpa ada satu orang teman atau satu penasihat pun yang dapat Anda andalkan. Pada saat Anda melihat ketidakmampuan orang lain membantu Anda, saat itulah Anda menemukan kerajaan di dalam diri Anda.

Latihan N

Latihan M

Inilah cara menuju suatu persepsi dan kesadaran baru.

1.      Pikirkanlah sesuatu yang telah dikatakan atau dilakukan seseorang.

2.      Sekarang abaikan tindakan dan kata-katanya, kemudian lihatlah apa yang melatarbelakanginya.

3.    Pahamilah alasan yang nyata dan yang muncul dari dalam. Bukankah lebih memuaskan jika melihat dengan hati dan pikiran daripada secara harfiah atau dengan membiarkan diri Anda sendiri dibimbangkan oleh prasangka?

Bahan Perimbangan:
Ada pepatah Cina yang berbunyi: “Tidak ada yang lebih kejam daripada alam. Tak ada tempat di alam semesta ini untuk melarikan diri  dari alam. Tetapi, bukanlah alam yang menyerang; hati umat manusialah yang merusaknya.’’

Latihan L

1.      Bayangkan pengalaman tidak menyenangkan yang pernah Anda alami bersama orang lain.

2.      Anggaplah hal itu sebagai sebuah kesempatan emas.
  • Lihatlah orang itu seperti apa adanya, bukan seperti yang Anda idealkan. Mempunyai harapan   berarti mengidealkan sesuatu
  • Tumbuhkanlah pengetahuan tentang diri
  • Terimalah orang lain seperti apa adanya, tanpa menghukum atau menghakimi.

Latihan K

1.     Pikirkanlah seseorang yang membuat Anda terlekat. Katakanlah kepada orang itu, ‘’Aku tidak melihat dirimu sebagaimana adanya dirimu, tetapi lebih seperti orang yang kubayangkan.’’

Latihan J

1.      Bayangkan Anda telah sampai pada tahap dimana Anda tidak merasa perlu lagi untuk menjelaskan diri Anda kepada orang lain. Bagaimana rasanya tidak harus membenarkan tindakan-tindakan Anda, meminta izin, atau menyampaikan permintaan maaf? Bagaimana Anda akan bersikap? Apakah kira-kira Anda akan bisa sampai pada taraf ini sebentar lagi?

Latihan I

1.    Pikirkanlah semua kendali yang telah Anda kumpulkan untuk memenuhi kebutuhan Anda akan teman dan penerimaan orang lain. Anda telah membiarkan kebebasan Anda pergi demi sesuatu kesesuaian. Mengapa Anda melakukannya? Dapatkah Anda katakan apa yang Anda peroleh dengan melakukan semua ini?

Latihan H

1.    Lihatlah orang-orang yang Anda kenal dan Anda sukai. Angaplah mereka sebagai orang yang egois dan kemudian orang yang bodoh. Bayangkan masa-masa ketika mereka belum dewasa dan berwawasan sempit, kemudian penuh rasa takut dan bingung,dan akhirnya mereka menjadi lugu dan tidak bisa disalahkan.

Latihan G

1.      Berdirilah di depan seorang teman dan katakanlah: ‘’Aku membebaskan kamu untuk menjadi dirimu sendiri, untuk mempunyai pemikiran sendiri, untuk mengikuti kecenderunganmu, untuk berserah pada apa yang kau senangi, untuk membuat hidupmu lebih hidup sejalan dengan cara yang kau kehendaki. Aku tidak akan menuntut. Aku tidak ingin kau menjadi seperti yang kuinginkan. Aku tidak akan memupuk pengharapanku tentang bagaimana seharusnya dan apa yang seharusnya kau lakukan di masa depan.’’

Latihan F

1.      Amatilah kekecewaan Anda ketika sesuatu terjadi tidak seperti yang Anda inginkan, ketika seseorang tidak memperlakukan Anda sebagaimana Anda harapkan, atau ketika Anda direndahkan oleh banyak kritikan. Pahamilah apa yang menyebabkan reaksi keras dalam diri Anda, atau mengapa Anda begitu kecewa karena kritikan tersebut atau karena apa yang telah terjadi.

2.     Sadarilah rasa malu dan rasa bersalah Anda dari penipuan yang Anda alami di masa lampau. Apakah Anda menyadari betapa Anda dapat menilai diri Anda sendiri, dan dapat menyebabkan perasaan negative dan rasa tidak bahagia? Lihatlah betapa banyak rasa mengasihani diri yang ada untuk ratapan Anda. Sadarilah bahwa Anda sendirilah yang telah menghukum diri sendiri, minta maaflah kepada diri sendiri, dan biarkan diri Anda dicerahkan. Betapa indahnya pencerahan itu!

Setiap penderitaan yang paling kecilpun dan setiap emosi negatif dapat membawa Anda pada pemahaman, kejelasan, kebahagiaan, dan kebebasan. Dengan syarat, Anda dapat mengetahui bagaiamana Anda meluangkan waktu untuk memahaminya, seolah-olah Anda hampir tidak mampu melihatnya. Pemahaman: inilah rahasia hidup bahagia.

Bahan Pertimbangan:
Pengalaman-pengalaman menyenangkan membuat hidup kita menyenangkan. Pengalaman menyakitkan akan membawa pada pertumbuhan. Penderitaan menunjukan dimana kita tidak dalam keadaan baik, dimana kita belum bertumbuh, seperti halnya benjolan yang sakit merupakan gejala-gejala dari penyakit tertentu atau bagian-bagian tubuh yang kelebihan beban. Jangan sia-siakan setiap penderitaan yang menimpa Anda.

Latihan E

1.    Jika Anda berusaha menjadi bahagia, berusahalah untuk tidak memenuhi nafsu-nafsu Anda, karena nafsu bukanlah jawaban untuk hidup Anda. Untuk menjadi bahagia, hentikanlah nafsu Anda, lalu ubahlah nafsu tersebut dengan memahami terbatasnya nilai yang ada pada nafsu tersebut. Pemenuhan atas nafsu membawa kelegaan dan kenyamanan, bukan kebahagiaan.

Latihan D

1.      Buatlah sebuah daftar hal-hal yang selalu menunggu Anda.

2.    Sadarilah bahwa sulit dipercaya tidak sesuatu pun mempunyai kekuatan untuk mengganggu Anda. Segala macam gangguan itu berasal dari keterikatan terhadap ilusi-ilusi tentang’’identifikasi’’, yang berarti bahwa Anda berada di bawah kesan bahwa ilusi itu adalah Anda sendiri. Kalau kita sadar, tak satupun ketidakadilan atau kejahatan manusia mempunyai kekuatan untuk mengganggu kita. Tak peduli apa pun yang terjadi, kita tetap berada dalam kedamaian. Mobil yang kehilangan kendali tidak bisa menabrak orang yang ada di dalam sebuah pesawat. Awan yang paling gelap pun tidak akan merusak langit.

Latihan C

1.    Bayangkan orang-oran memuji Anda. Apa yang mereka katakan? Katakan kepada diri Anda sendiri:’’Pujian-pujian ini bukan diriku sendiri; pujian itu milik diriku.’’ Jangan samakan diri Anda sendiri dengan benda-benda, gagasan, kata-kata, atau pun label-label. Jika perlu, bangunlah suatu asosiasi yang jauh dari semua itu.

Latihan B

1.      Pikirkan hal-hal yang telah Anda perjuangkan atau upayakan untuk Anda peroleh

2.      Sadarilah bahwa Anda tidak membutuhkan semua hal tersebut.

3.      Bayangkan sesaat bahwa Anda telah kehilangan rasa takut untuk menjadi tak seorang pun.

Asal Mula Marga di Pulau Nias

Konon, Lowalangi (Mula Jadi Na Bolon bagi orang Batak)menciptakan langit berlapis Sembilan. Lalu menciptakan pohon kehidupan bernama Tora’...